Friday, May 13, 2016

5 TOKOH PEBISNIS DUNIA YANG PALING DI TAKUTI (BAGIAN 2)

5 TOKOH PEBISNIS DUNIA YANG PALING DI TAKUTI (BAGIAN 2)
5 TOKOH PEBISNIS DUNIA YANG PALING
DI TAKUTI (BAGIAN 2)
3. Carl Icahn, trader saham berdarah dinginCarl Celian Icahn, pendiri dan pemilik saham mayoritas perusahaan investasi besar Icahn Enterprises, adalah trader kelas kakap yang menggunakan segala cara untuk memperoleh saham-saham yang diincarnya. Di Wall Street ada istilah ’’Icahn Lift’’ untuk menyebut trend harga saham yang berbalik naik ketika Carl Icahn mulai membeli saham perusahaan tersebut.

Icahn mengincar perusahaan yang nilai sahamnya undervalued. Ketika sebagian besar investor melakukan aksi jual, ia membelinya. Ia melakukan akumulasi saham hingga jumlahnya mencukupi untuk mengincar posisi pada jajaran direksi. Kemudian Icahn melakukan penggantian CEO dan memecah perusahaan tersebut menjadi beberapa bagian lalu menjualnya secara terpisah. Dengan caranya ia berhasil meyakinkan para investor untuk membeli saham tersebut hingga harganya terus naik.

Cara bisnis Carl Icahn tersebut mendorong dibuatnya peraturan yang lebih ketat dari Securities and Exchanges Commission (SEC). ’’Saya ingin memperoleh profit. Tak ada yang salah dengan itu, dan itulah yang ingin saya lakukan’’ kata Carl Icahn yang masuk dalam urutan 46 daftar orang terkaya dunia versi majalah Forbes itu. Sampai kini Carl Icahn masih dianggap sebagai salah seorang yang bisa menentukan harga-harga saham, dan salah seorang investor yang ditakuti.

4. John D. Rockefeller, raja minyak dari ASJohn Davison Rockefeller (1839-1937) pernah menjadi peringkat pertama orang terkaya dunia, dan hingga kini juga masih masuk dalam urutan. Perusahaannya, Standard Oil, mengendalikan 90% industri perminyakan di Amerika Serikat. Dalam melakukan ekspansi bisnisnya ia dikenal suka membuat kolaps para pesaingnya untuk kemudian membeli asset-assetnya dari para kreditornya. Namun hal yang benar-benar ditakuti adalah bahwa Rockefeller sangat yakin akan apa yang sedang dilakukannya.

Meski demikian Rockefeller juga dikenang sebagai sosok pebisnis yang mengutamakan akan pentingnya penelitian dan pengembangan produk serta pengendalian limbah yang berbahaya. Memang tidak semua tindakannya baik dan pantas ditiru, namun John Rockefeller tetap dianggap sebagai sosok pebisnis yang disegani sekaligus ditakuti.
5. J.P. Morgan, bankir yang powerful
John Pierpont Morgan (1837-1913) adalah seorang bankir AS yang pada masa kejayaannya memiliki power dalam mengendalikan peredaran uang di AS. Ia adalah bankir utama di Wall Street dan perusahaannya (J.P. Morgan) adalah penjamin beberapa perusahaan raksasa AS seperti General Electric dan International Harvester ketika perekonomian AS baru akan lepas landas.

Morgan menjadi sangat powerful dan ditakuti ketika terjadi bank panic tahun 1907. Ketika itu ia mengumpulkan beberapa bankir dan politikus untuk melakukan negosiasi dalam mengakhiri krisis. Kenyataan bahwa perekonomian AS saat itu bisa ditentukan oleh seorang bankir membuat The Fed menerapkan beberapa peraturan yang membatasi wewenang bank dalam mengatur peredaran uang. J.P. Morgan hingga kini masih berkibar sebagai perusahaan keuangan nomor wahid dunia dan nama J.P. Morgan masih dikenang sebagai sosok pebisnis yang ditakuti. sumber seputarforex.com

No comments:

Post a Comment