Wednesday, May 11, 2016

MENGENAL FOREX TRADING DAN RESIKONYA

MENGENAL FOREX TRADING DAN RESIKONYA
MENGENAL FOREX TRADING DAN RESIKONYA
Anda mungkin sudah sangat sering mendengar istilah forex dan trading forex, apalagi sekarang banyak broker baru yang sedang giat-giatnya melakukan promosi sehingga tawaran untuk “bermain” forex bisa dengan mudah banyak ditemui, baik itu di dunia nyata apalagi iklan di dunia maya. Sayangnya, banyak orang yang belum begitu memahami apa yang dimaksud dengan forex trading ini. 
Bahkan banyak yang karena mendapat informasi yang kurang seimbang, akhirnya memperoleh kesan negatif tentang forex. Hal ini diperparah dengan berbagai berita miring tentang kegiatan ini, mulai dari banyaknya tawaran investasi di forex dengan iming-iming profit yang menggiurkan tanpa pemahaman yang benar tentang resikonya yang kemudian berakhir dengan kekecewaan dan tuduhan penipuan. 

Nah, sebelum kita menilai baik dan buruknya forex trading ini, ada baiknya kita sedikit tahu, apa sih sebenernya forex trading itu, bagaimana mekanisme kerjanya dan bagaimana resikonya. Ok, kita coba lihat dulu, sebenernya apa sih forex trading itu? Forex trading bisa didefinisikan sebagai instrument investasi berupa perdagangan valuta asing yang berpasang-pasangan.

Saya sengaja memilih kata “instrument investasi” karena saya ingin menegaskan bahwa dalam forex trading, kita akan bekerja sebagai investor, bukan gambler (penjudi). Itulah sebabnya saya suka risih kalau ada yang menggunakan istilah “main” forex. Dalam forex trading, kita pada intinya sedang melakukan usaha investasi, bukan melakukan permainan judi. Secara rasional, kita hanya akan melakukan investasi setelah paham betul bagaimana kemungkinan profit dan resikonya. 

Jadi, kalau anda menganggap forex trading sebagai jalan singkat menuju kaya, saya sarankan: jangan melakukan forex trading ini. Memang, forex trading adalah salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan dari dunia maya (online), tapi semuanya bisa dicapai apabila kita mempunyai dasar pemahaman yang benar, bukan hanya dengan modal untung-untungan. Kemauan kuat untuk terus belajar, termasuk belajar dari kegagalan, menjadi prasyarat utama untuk memulai belajar forex trading.

Ok. Kita lanjutkan dengan dasar pengertian dalam forex trading ini. Kebanyakan orang yang mendengar tentang forex trading akan bertanya: berarti apa sama dengan money changer? Mmm… yah, bisa dibilang memang dasar pengertiannya sama, karena kita memang akan mendapat keuntungan dari selisih harga jual dan beli. Owh… trus, apa bedanya? Begini, akan saya coba jelaskan dengan singkat ya.

Perbedaan pertama: klo jual beli di money changer, ada perpindahan barang secara fisik sedangkan dalam forex trading tidak ada perpindahan barang secara fisik. Semua transaksi hanya dilakukan dalam bentuk kontrak. Beda yang lain lagi, kalau money changer, apabila kita melakukan jual-beli forex, misalnya kita beli US$ sebesar $100.000 dengan harga katakanlah Rp. 9.500/ US$, kemudian kita tunggu harga jualnya sampai naik menjadi Rp. 9.700/US$, kita akan mendapat keuntungan sebesar spread (9.700-9.500) rupiah dikalikan dengan volume yang diperdagangkan (100.000) yaitu sebesar 20.000.000 rupiah. 

Nah, klo di forex trading, kita mengenal yang disebut dengan margin trading, dimana kita cukup memberikan jaminan kepada broker sebesar prosentase tertentu dari volume transaksi, misalnya 1%. 1% ini nantinya akan kita sebut leverage atau daya ungkit. Pemahaman tentang leverage lebih detil, nanti akan kita bahas di artikel selanjutnya. Sementara ini, cukup kita pahami bahwa dengan adanya leverage ini, memungkinkan kita hanya menjaminkan sejumlah prosentase tertentu dari nilai transaksi untuk bisa melakukan jual-beli. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan karena dengan demikian kita bisa menghemat modal untuk transaksi forex ini.

Resiko dalam Forex Trading
Ok. Sekarang kita masuk ke bahasan mengenai resiko dalam forex trading. Saya selalu menyarankan kepada calon trader untuk memahami dahulu resiko dalam forex trading ini sebelum bener-bener “nyemplung” ke dunia ini. Sebagai investor yang rasional, kita harus selalu membandingkan antara resiko dengan kemungkinan profit yang dapat kita peroleh. Jangan sampai kita melakukan investasi tanpa menyadari betul resiko dari investasi yang kita lakukan.

Dalam forex trading, pada dasarnya bisa dikatakan investasi yang kita lakukan beresiko sepadan dengan kemungkinan profit yang dapat kita peroleh. Nah, tugas seorang traderlah untuk meminimalkan resiko ini dan memaksimalkan profit dengan berbagai cara, antara lain menggunakan analisis dan trading system yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ada banyak kesalahpahaman yang terlanjur tersebar di kalangan umum tentang resiko dalam forex trading ini. Bahkan saya sering mendengar orang yang beranggapan bahwa forex trading ini bisa menyebabkan seorang trader sampai terlibat hutang dalam jumlah yang tidak sedikit. Di sini saya merasa perlu untuk meluruskan pemahaman perkara hutang piutang ini sebelumnya. 

Perlu saya tegaskan, dalam hubungan trader dengan broker, tidak ada hubungan hutang piutang. Jadi klo kita melakukan trading di suatu broker, kita tidak melakukan kontrak hutang dengan broker tersebut. Yang ada adalah, kita melakukan deposit di broker tersebut, yang jumlahnya sesuai dengan kemampuan masing-masing trader. Bahkan ada broker yang minimal depositnya hanya $1. Nah, kerugian maksimal yang bisa diderita seorang trader hanyalah sebesar deposit yang telah dilakukannya. 

Artinya, klo kita melakukan deposit sebesar $5, maka kerugian maksimal kita ya hanya $5 itu saja. Ekstremnya, sekacau apapun cara trading kita, paling apesnya ya paling-paling modal yang sudah kita depositkan saja yang hilang. Tentu saja nanti akan kita bahas di artikel selanjutnya, dasar-dasar analisa yang bisa kita pakai, supaya kita paham bagaimana trading dengan cara yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga resiko kehilangan modal itu sebisa mungkin kita hindari.

Ok. sampai di sini saya harap anda sudah memperoleh gambaran yang lumayan lengkap tentang bagaimana dan resiko dalam forex trading, sehingga apabila anda tertarik untuk terjun ke dunia ini, anda akan memulai dengan pemahaman yang benar tentang segala resiko dan pengharapannya.

No comments:

Post a Comment